MancanegaraTimur Tengah

Drone Hantam Bandara Kuwait, 1 Warga India Tewas dan Puluhan Luka

×

Drone Hantam Bandara Kuwait, 1 Warga India Tewas dan Puluhan Luka

Sebarkan artikel ini
Kondisi Terminal 1 Bandara Internasional Kuwait mengalami kerusakan parah setelah dihantam serangan drone pada Rabu (3/6/2026). Serangan tersebut menewaskan satu orang dan melukai puluhan lainnya di tengah meningkatnya ketegangan kawasan Teluk.

Medan, NusantaraTop.co – Pemerintah Kuwait merilis rekaman CCTV yang memperlihatkan detik-detik serangan drone yang menghantam Terminal 1 Bandara Internasional Kuwait pada Rabu (3/6/2026). Serangan tersebut menewaskan satu orang warga negara India dan melukai sedikitnya 63 orang lainnya.

Video yang dipublikasikan Direktorat Jenderal Penerbangan Sipil Kuwait (DGCA) melalui platform X memperlihatkan bagian atap terminal runtuh setelah proyektil menghantam bangunan bandara.

Dalam keterangannya, DGCA menyebut serangan itu sebagai “agresi brutal Iran” yang menyebabkan korban jiwa, luka serius, serta kerusakan besar pada infrastruktur penerbangan Kuwait.

“Detik-detik pertama agresi brutal Iran melalui drone yang menyerang Terminal 1 Bandara Internasional Kuwait pada 3 Juni 2026, menyebabkan korban jiwa, luka berat, dan kerusakan material yang luas,” demikian pernyataan DGCA.

Serangan tersebut menyebabkan operasional bandara sempat dihentikan sementara sebelum kembali dibuka.

Kementerian Luar Negeri India mengonfirmasi bahwa satu warga negaranya tewas dalam serangan itu, sementara beberapa lainnya mengalami luka-luka.

Kedutaan Besar India di Kuwait menyatakan pihaknya terus berkoordinasi dengan otoritas Kuwait untuk memberikan bantuan kepada keluarga korban dan warga India yang terluka.

Insiden ini menjadi salah satu eskalasi terbaru dalam ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat yang terus memanas meski sebelumnya telah disepakati gencatan senjata pada 8 April 2026.

Militer Kuwait mengecam serangan tersebut sebagai bentuk “agresi kriminal Iran”.

Namun, Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) membantah telah menargetkan Bandara Kuwait. Iran mengklaim kerusakan di terminal bandara disebabkan oleh rudal Patriot buatan Amerika Serikat yang gagal mencegat serangan dan jatuh ke area bandara.

Ketegangan antara Iran dan AS kembali meningkat setelah serangkaian serangan terhadap fasilitas strategis di kawasan Teluk, termasuk tanker minyak dan menara komunikasi di Pulau Qeshm milik Iran.

Serangan di Bandara Kuwait juga meningkatkan kekhawatiran negara-negara Teluk terkait keamanan kawasan, yang sebelumnya dianggap relatif aman dari dampak langsung konflik Iran-AS dan Israel.

Sumber: DGCA Kuwait

Editor : Pahotan M Hutagalung

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Verified by MonsterInsights