Mancanegara

Pesawat Amfibi Kenmore Air Terbakar Usai Mendarat Darurat di Perairan Washington, 11 Penumpang Selamat

×

Pesawat Amfibi Kenmore Air Terbakar Usai Mendarat Darurat di Perairan Washington, 11 Penumpang Selamat

Sebarkan artikel ini
Pesawat amfibi Kenmore Air terbakar di perairan Shallow Bay, dekat Pulau Sucia, Negara Bagian Washington, Amerika Serikat, setelah melakukan pendaratan darurat. Seluruh penumpang dan awak berhasil dievakuasi, sementara penyebab insiden masih dalam penyelidikan otoritas setempat. Foto: Dave Eastman.

Washington, NusantaraTop.co – Sebuah pesawat amfibi milik Kenmore Air melakukan pendaratan darurat di perairan dekat Pulau Sucia, Negara Bagian Washington, Amerika Serikat, sebelum akhirnya terbakar pada Kamis (24/7/2026) waktu setempat. Seluruh 11 orang yang berada di dalam pesawat berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat.

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

Penjaga Pantai Amerika Serikat (U.S. Coast Guard) menyatakan pesawat yang terlibat merupakan de Havilland DHC-3 Otter yang lepas landas dari Lake Union, Seattle. Insiden terjadi sekitar pukul 17.15 PDT di kawasan Shallow Bay, dekat Pulau Sucia.

Foto yang dirilis U.S. Coast Guard memperlihatkan badan pesawat terbakar saat mengapung di perairan lokasi kejadian.

Pulau Sucia merupakan bagian dari gugusan Kepulauan San Juan di Negara Bagian Washington, yang berada di utara Seattle dan dekat perbatasan Kanada.

Operasi penyelamatan melibatkan U.S. Coast Guard bersama tim penyelamat dari Kanada serta otoritas setempat. Sejumlah kapal dan aset udara dikerahkan untuk mengevakuasi seluruh penumpang dan awak pesawat.

“Beberapa korban telah dievakuasi ke rumah sakit setempat untuk menjalani pemeriksaan dan perawatan medis,” demikian pernyataan U.S. Coast Guard.

Pesawat amfibi Kenmore Air terbakar di perairan Shallow Bay, dekat Pulau Sucia, Negara Bagian Washington, Amerika Serikat, setelah melakukan pendaratan darurat. Seluruh penumpang dan awak berhasil dievakuasi, sementara penyebab insiden masih dalam penyelidikan otoritas setempat. Foto: Dave Eastman.

Maskapai Kenmore Air mengonfirmasi terdapat 10 penumpang dan satu pilot di dalam pesawat saat kecelakaan terjadi.

Dua penumpang yang mengalami luka dibawa ke fasilitas medis di Bellingham, sementara dua penumpang lainnya dievakuasi ke Pulau Orcas untuk menjalani evaluasi dan perawatan.

Chief Executive Officer (CEO) Kenmore Air, David Gudgel, mengatakan pihaknya bekerja sama sepenuhnya dengan otoritas yang menyelidiki insiden tersebut.

“Kenmore Air sepenuhnya bekerja sama dengan pihak berwenang yang melakukan penyelidikan dan akan terus memberikan informasi yang telah terverifikasi seiring perkembangan penyelidikan,” ujarnya dalam pernyataan resmi.

Hingga kini, penyebab pendaratan darurat dan kebakaran pesawat masih dalam penyelidikan oleh otoritas terkait.

Kenmore Air merupakan maskapai pesawat amfibi terbesar di Amerika Serikat yang berdiri sejak 1946. Berdasarkan informasi perusahaan, maskapai tersebut melayani lebih dari 90.000 penumpang setiap tahun melalui penerbangan reguler, wisata, maupun charter.

Sumber: Reuters
Editor: Pahotan M Hutagalung

Penulis