DaerahHukumSumut

Ade Jona Prasetyo Bantu Lunasi Utang Istri Tukang Ojek Korban Begal: “Ini Tanggung Jawab Kemanusiaan”

×

Ade Jona Prasetyo Bantu Lunasi Utang Istri Tukang Ojek Korban Begal: “Ini Tanggung Jawab Kemanusiaan”

Sebarkan artikel ini
Suasana saat anggota DPR RI Komisi XII, Ade Jona Prasetyo mengunjungi rumah duka Iman Kurnia Abadi (45), tukang ojek pangkalan yang diduga menjadi korban pembegalan di Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Belawan Bahari, Kecamatan Medan Belawan (ist)

Medan, NusantaraTop.co — Kepedihan mendalam menyelimuti rumah duka Iman Kurnia Abadi (45), tukang ojek pangkalan yang diduga menjadi korban pembegalan di Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Belawan Bahari, Kecamatan Medan Belawan. Jumat (1/8/2025), istri almarhum, Sriana (42), tak kuasa menahan tangis saat rumahnya dikunjungi Anggota DPR RI Komisi XII, Ade Jona Prasetyo.

Sriana, yang baru kembali dari Malaysia usai 10 bulan bekerja sebagai Pekerja Migran Indonesia (PMI), menyambut kedatangan Ade Jona dengan linangan air mata. Kepedihan bertambah saat mengenang tragisnya kematian suaminya, yang sempat dirawat selama dua hari sebelum akhirnya meninggal dunia.

Kedatangan politisi Gerindra itu bukan sekadar bentuk simpati. Dalam pertemuan tersebut, Ade Jona berjanji akan melunasi sisa utang perawatan suami Sriana di RSU Bina Kasih sebesar Rp 34 juta, yang tidak ditanggung Jasa Raharja karena korban dinilai bukan mengalami kecelakaan lalu lintas, melainkan kejahatan murni.

“Sudah kami bereskan biaya rumah sakit. Untuk anak-anaknya, kami juga akan berikan beasiswa sampai tamat SMA. Ini bentuk tanggung jawab kemanusiaan kita. Karena sebaik-baiknya manusia adalah yang bermanfaat bagi orang lain,” ujar Ade Jona sambil menenangkan keluarga korban.

Tak hanya itu, Ade Jona yang juga Ketua DPW Partai Gerindra Sumut mendesak Polres Pelabuhan Belawan segera menangkap pelaku pembegalan. Pasalnya, peristiwa yang terjadi pada 9 Juli 2025 itu hingga kini belum menemui titik terang, meski sudah 22 hari berlalu.

“Kami minta Kepolisian segera bertindak tegas. Ini sudah terlalu lama. Korban hanya tukang ojek pangkalan yang setiap hari bekerja untuk keluarganya. Penegakan hukum harus berjalan demi keadilan,” tegasnya.

Kronologi Tragis: Terekam CCTV, Tapi Pelaku Masih Berkeliaran

Iman Kurnia Abadi tewas setelah mengalami serangan brutal saat mengendarai motornya seorang diri. Berdasarkan rekaman CCTV yang beredar luas di media sosial, korban terlihat dilempar balok kayu oleh sejumlah orang yang menunggu di tepi jalan. Ia langsung terjatuh dan mengalami luka berat di kepala. Dua hari dirawat di RSU Bina Kasih, nyawanya tak tertolong.

Meski sepeda motor korban tidak sempat dirampas karena warga cepat datang ke lokasi, aksi tersebut diyakini sebagai pembegalan yang gagal. Namun, karena klasifikasi sebagai korban kejahatan, Jasa Raharja tidak bisa menanggung biaya perawatannya.

Sriana mengaku mendapat kabar tragis itu dari ibunya saat masih di Malaysia. Awalnya, keluarga mengira itu kecelakaan. Namun setelah diverifikasi Jasa Raharja dan melihat bukti CCTV, diketahui itu adalah pembegalan.

“Setelah dilihat CCTV, ternyata bukan kecelakaan, tapi dibegal. Saya langsung pulang ke Medan, tapi suami saya sudah meninggal,” tutur Sriana lirih.

Kini, Sriana tak hanya kehilangan suami tercinta, tetapi juga harus memikirkan masa depan anak-anaknya dan utang rumah sakit yang nyaris tak terbayar. Beruntung, uluran tangan dan komitmen dari Ade Jona Prasetyo menjadi secercah harapan di tengah duka.

“Saya sudah buat laporan ke Polisi. Saya berharap pelakunya segera ditangkap. Saya tidak tahu harus bagaimana lagi,” harapnya.(red)

Laporan: Tim Redaksi NusantaraTop.co

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Verified by MonsterInsights