DaerahSumut

Akses Terputus, 600 KK di Adian Koting Taput Kehabisan Makanan dan Terisolasi Akibat Longsor

×

Akses Terputus, 600 KK di Adian Koting Taput Kehabisan Makanan dan Terisolasi Akibat Longsor

Sebarkan artikel ini
Sepanjang jalan sekitaran kecamatan Adian Koting yang dilalui warga dampak longsor akibat cuaca ekstrim di Sumatera Utara (ist)

Adian Koting, NusantaraTop.co – Warga di Kecamatan Adiankoting, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), Provinsi Sumatera Utara, melaporkan kondisi darurat akibat akses jalan yang masih terputus total dan pasokan kebutuhan pokok yang semakin menipis. Hingga Sabtu (29/11/2025), jalur dari Pancur Batu menuju Torhonas dan Siantar Naipospos belum dapat dilalui karena longsor di banyak titik.

Tokoh Sumatera Utara, Juliski Simorangkir, menyampaikan bahwa informasi ini ia peroleh dari warga dan kerabatnya di kampung halaman Adian Koting. Kondisi dua desa tersebut Torhonas dan Siantar Naipospos disebut sudah sangat memprihatinkan.

“Mereka sudah kehabisan stok makanan. Sinyal tidak ada, listrik padam,” ujar Juliski dalam keterangan tertulisnya terhadap NusantaraTop.co.

Ia menambahkan, total sekitar 600 kepala keluarga (KK) di dua desa itu kini terisolasi tanpa akses komunikasi maupun distribusi logistik.

“Kasihan sekali. Masyarakat sudah kehabisan bekal makan. Beberapa warga mencoba menembus longsor dengan berjalan kaki ke Tarutung untuk membeli kebutuhan pokok,” ungkapnya.

Baca juga : Juliski Simorangkir Kritik Pemerintah: “Hari Kelima Bencana, Belum Ada Gebrakan Signifikan di Tapteng–Sibolga–Taput”

Menurutnya, kondisi ini harus segera mendapatkan penanganan cepat dari pemerintah daerah. Ia mendorong agar Pemkab Tapanuli Utara memprioritaskan bantuan ke wilayah yang paling parah terisolasi.

“Mohon segera pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara memberikan bantuan dan fokus ke daerah yang sangat membutuhkan serta masih terisolasi,” harap Juliski.

Perwakilan warga Adian Koting mencoba cari pembekalan dan signal dampak banjir dan longsor beberapa hari ini di wilayah Sumatera Utara Tangkapan layar Video

Dalam sebuah video yang diterima redaksi, tampak dua warga berusaha keluar dari desa untuk mencari pembekalan. Namun, jalur yang mereka tempuh di kawasan perbukitan dipenuhi titik longsor.

“Jalan yang kami lalui semuanya longsor, belum ada 2 meter longsor lagi saudaraku. Kami tidak tau lagi mau kemana. Inilah perjuangan orangtua,” ujar salah seorang warga dalam rekaman tersebut.

Hingga berita ini diterbitkan, kondisi akses dan kebutuhan logistik masyarakat di Adian Koting masih menunggu penanganan lebih lanjut dari pihak berwenang.(red)

Editor : Pahotan M Hutagalung

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Verified by MonsterInsights