Ekonomi & BisnisNewsSumut

Drama Laut Tanjung Bangsi: Tiga Nelayan Hilang Ditemukan di Dekat Perbatasan Malaysia

×

Drama Laut Tanjung Bangsi: Tiga Nelayan Hilang Ditemukan di Dekat Perbatasan Malaysia

Sebarkan artikel ini
Tiga nelayan Labuhanbatu yang hilang, Ridho baju warna biru, Rizal kos cokelat dan Rahman baju putih berswafoto bersama nelayan dari Panipahan mengantar ketiganya ke Labuhanbatu (foto Facebook /Handoko Axel)

Rantauprapat, Nusantaratop.co – Setelah lima hari terombang-ambing di lautan lepas, tiga nelayan tradisional asal Labuhanbatu akhirnya ditemukan dalam keadaan selamat oleh nelayan Malaysia di dekat perbatasan Indonesia-Malaysia, Rabu (11/6/2025).

Ketiganya Abdul Rahman Nasution (50), Samsul Rizal (53), dan Ridho (30)—dilaporkan hilang sejak Rabu malam (4/6/2025) usai mesin perahu mereka rusak di perairan Tanjung Bangsi, Kecamatan Panai Hilir, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara.

“Alhamdulillah suami saya sudah pulang dalam keadaan sehat,” ungkap Sarpina Ritonga, istri Abdul Rahman, saat dihubungi dari Rantauprapat, Jumat (13/6/2025). “Kami sekeluarga bersyukur dan sangat berterima kasih kepada semua pihak yang telah membantu.”

Menurut penuturan Sarpina, musibah bermula ketika baling-baling mesin perahu rusak. Tanpa daya dorong, perahu kecil itu terus hanyut oleh arus dan angin kencang selama tiga hari, dari perairan Tanjung Bangsi hingga ke Pulau Jemur, Rokan Hilir, Riau.

Dalam kondisi kritis dan minim bekal, para nelayan hanya bertahan hidup dengan mencampur beras mentah dan garam sebagai makanan. Demi menghemat tenaga, mereka membuat layar darurat dari terpal, berharap bisa sampai ke daratan atau bertemu kapal lain.

Namun angin membawa mereka semakin jauh ke utara, hingga mendekati wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia. Di situlah akhirnya mereka ditemukan oleh nelayan Malaysia yang sedang menjaring ikan.

Dibantu Nelayan Malaysia, Dipulangkan ke Indonesia

Ketiganya lantas diantar kembali ke perairan Indonesia dan sempat singgah di Pulau Jemur, sebelum akhirnya dijemput dan dibawa ke daratan Panipahan, Rokan Hilir.

“Sekarang mereka sudah pulang dan dalam masa pemulihan total,” ujar Sarpina.

Ia pun mengucapkan rasa terima kasih kepada para nelayan, TNI AL, Satpol Airud, dan BPBD Labuhanbatu atas dukungan dan pencarian yang tak kenal lelah.

Sebelumnya, tiga nelayan tersebut berangkat pada Rabu sore (4/6/2025) sekitar pukul 15.00 WIB, dengan tujuan mencari ikan pelagis seperti gembung dan senangin. Abdul Rahman dan Samsul Rizal (yang diketahui merupakan kakak beradik) sempat menjemput Ridho di Panipahan untuk memperbaiki mesin perahu, sebelum melanjutkan perjalanan ke arah Tanjung Bangsi.

Namun belum lama berlayar, mesin perahu kembali mengalami masalah dan membuat mereka terjebak di tengah laut.

Laporan hilangnya ketiga nelayan diterima oleh BPBD Labuhanbatu keesokan harinya. Tim gabungan dari BPBD, TNI AL, dan Satpol Airud langsung melakukan pencarian, berfokus pada koordinat terakhir di 2°40’59.0″N 100°07’56.9″E.

Meski cuaca sempat memburuk, tim terus melanjutkan pencarian hingga kabar gembira datang bahwa mereka ditemukan selamat.

Editor: Redaksi Nusantaratop.co

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Verified by MonsterInsights