HukumMancanegaraNewsPolitik

Politisi Senior Minnesota Ditembak Mati dalam Dugaan Aksi Pembunuhan Bermotif Politik

×

Politisi Senior Minnesota Ditembak Mati dalam Dugaan Aksi Pembunuhan Bermotif Politik

Sebarkan artikel ini
Petugas penegak hukum bersiaga kurang dari satu mil dari lokasi penembakan di Brooklyn Park, Minnesota pada hari Sabtu. Alex Kormann/Star Tribune via AP.

Minnesota, (AS) Nusantaratop.co  – Dunia politik Minnesota dikejutkan oleh tragedi berdarah pada Sabtu dini hari (waktu setempat), ketika Anggota DPR Negara Bagian Minnesota dari Partai Demokrat, Melissa Hortman, dan suaminya ditembak mati dalam apa yang diduga sebagai aksi pembunuhan bermotif politik, demikian disampaikan Gubernur Minnesota Tim Walz.

Sementara itu, Senator Negara Bagian Minnesota, John Hoffman, dan istrinya juga menjadi target serangan dari pelaku yang sama. Keduanya mengalami luka tembak berkali-kali, namun berhasil diselamatkan setelah menjalani operasi.

Pelaku penembakan telah diidentifikasi sebagai Vance Boelter (57), menurut keterangan dua pejabat penegak hukum yang dikonfirmasi oleh CNN. Saat ini, operasi pencarian besar-besaran sedang berlangsung untuk menangkap pelaku.

Kejadian bermula sekitar pukul 02.00 dini hari, ketika pihak berwenang menerima laporan penembakan terhadap Senator Hoffman dan istrinya di kediaman mereka. Polisi tiba di lokasi dan memberikan pertolongan darurat sebelum korban dilarikan ke rumah sakit, ungkap Kepala Biro Penyelidikan Kriminal Minnesota, Drew Evans.

Sekitar pukul 03.35 pagi, petugas kemudian melakukan pemeriksaan di rumah Melissa Hortman. Ketika polisi Brooklyn Park tiba, mereka melihat sebuah kendaraan polisi dengan lampu darurat menyala di halaman. Seorang pria berbaju seperti petugas keluar dari rumah dan langsung menembaki polisi, lalu melarikan diri dalam baku tembak yang terjadi.

Sebagai tindakan pengamanan, Kepolisian Brooklyn Park mengeluarkan perintah “shelter-in-place” atau berlindung di tempat bagi warga dalam radius 3 mil dari Lapangan Golf Edinburgh.

Boelter diketahui bekerja untuk perusahaan keamanan Praetorian Guard Security, sebagai Direktur Patroli Keamanan, dan disebut pernah menerima pelatihan dari kalangan militer AS.

Pihak berwenang juga menemukan selebaran bertuliskan “No Kings” di dalam mobil pelaku, serta sebuah manifesto yang mencantumkan daftar nama pejabat dan legislator lainnya sebagai target.

Pasca insiden ini, kelompok “No Kings” secara resmi membatalkan seluruh rencana aksi unjuk rasa di seluruh Minnesota. (red)

sumber : CNN

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Verified by MonsterInsights