News

Ayah Taufik Hidayat Tak Sangka Anaknya Tega Aniaya dan Sekap Yuvita Selama 3 Tahun, Dedi Mulyadi Buka Sayembara Rp250 Juta

×

Ayah Taufik Hidayat Tak Sangka Anaknya Tega Aniaya dan Sekap Yuvita Selama 3 Tahun, Dedi Mulyadi Buka Sayembara Rp250 Juta

Sebarkan artikel ini
Ayah Taufik Hidayat ternyata sudah mengetahui tindakan keji dan sadis yang dilakukan anaknya kepada Yuvita Tri Rezeki dan kondisi korban terkini (kiri).

Bandung, NusantaraTop.co –  Kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan sadis yang dialami Yuvita Tri Rezeki (29) di Kabupaten Bandung terus menyita perhatian publik. Di tengah upaya pencarian terhadap tersangka Taufik Hidayat yang masih buron, keluarga pelaku disebut telah mengetahui tindakan keji yang dilakukan terhadap korban.

Menurut keterangan pihak keluarga korban, ayah Taufik Hidayat mengaku tidak menyangka anaknya tega melakukan penyiksaan berat terhadap Yuvita. Selama ini, Taufik disebut sudah lama tidak pulang ke rumah sehingga keluarga tidak mengetahui secara pasti aktivitas yang dijalaninya.

Kasus ini menjadi sorotan karena kondisi korban yang sangat memprihatinkan saat ditemukan. Yuvita diduga mengalami penyekapan selama tiga tahun dan menjadi korban kekerasan fisik secara berulang.

Saat ini korban menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung akibat berbagai luka serius yang dideritanya.

Kondisi Korban Memprihatinkan

Kakak ipar korban, Melanie, mengungkapkan bahwa Yuvita tidak hanya mengalami kekerasan fisik, tetapi juga diduga menjadi korban kekerasan seksual selama berada bersama pelaku.

Menurutnya, tubuh korban dipenuhi luka dengan tingkat keparahan yang sangat mengkhawatirkan. Bagian kepala mengalami infeksi berat, mata mengalami kerusakan serius hingga kehilangan fungsi penglihatan, sementara sejumlah bagian tubuh lainnya menunjukkan bekas penganiayaan.

“Ada (kekerasan seksual), kalau saya gak mau, disiksa,” ujar Melanie.

Ia menjelaskan, korban berulang kali berusaha melarikan diri dari pelaku. Namun setiap upaya tersebut berujung pada penyiksaan yang lebih berat.

“Kondisi dia sekarang yang hancur seperti itu adalah bukti bahwa dia selalu berusaha melarikan diri,” katanya.

Melanie mengungkapkan bahwa mata korban mengalami kerusakan akibat pukulan berulang menggunakan berbagai benda keras. Berdasarkan hasil pemeriksaan dokter, peluang pemulihan penglihatan korban sangat kecil.

Selain itu, korban juga mengalami luka serius pada bagian wajah, hidung, bibir, gigi, hingga lutut yang diduga akibat tindakan kekerasan yang dilakukan pelaku.

Tampang pelaku penyekapan Belum juga pelaku bernama Taufik Hidayat alias TH 30 tertangkap kini muncul pengakuan dari sosok wanita lain yang mengklaim pernah menjadi korban istimewa

Baca Juga : Dedi Mulyadi Siapkan Sayembara Rp250 Juta, Atalia Sebarkan Wajah Terduga Penyiksa Wanita Bandung

Baca Juga : Dikira Buronan Kasus Penganiayaan, Pria di Bandung Buat Klarifikasi dan Minta Video Disebarluaskan

Dedi Mulyadi Buka Sayembara Rp250 Juta

Sementara itu, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengumumkan sayembara berhadiah Rp250 juta bagi masyarakat yang dapat memberikan informasi yang membantu penangkapan Taufik Hidayat.

Pengumuman tersebut disampaikan melalui akun media sosial pribadinya pada Selasa (23/6/2026).

Dedi mengecam keras dugaan tindakan penyekapan dan penganiayaan yang menyebabkan korban mengalami cacat permanen.

“Kepada seluruh warga Jabar dan warga Indonesia, saya menyampaikan ada peristiwa yang biadab terjadi di Jawa Barat,” ujar Dedi dalam video yang diunggahnya.

Ia mengaku geram karena hingga saat ini tersangka belum berhasil ditangkap. Meski demikian, Dedi tetap optimistis jajaran Polda Jawa Barat mampu segera mengungkap kasus tersebut.

Sebagai bentuk dukungan terhadap proses penegakan hukum, Dedi menyiapkan hadiah sebesar Rp250 juta bagi siapa saja yang dapat memberikan informasi akurat mengenai keberadaan tersangka hingga membantu proses penangkapan.

“Siapa yang bisa menemukan Taufik Hidayat, menyerahkannya kepada aparat atau menginformasikan kepada aparat keberadaannya, saya memberikan hadiah Rp250 juta,” tegasnya.

Polisi Terus Memburu Pelaku

Hingga kini, aparat kepolisian masih melakukan pencarian terhadap Taufik Hidayat yang telah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

Pihak berwenang mengimbau masyarakat yang mengetahui keberadaan tersangka agar segera melaporkannya kepada kepolisian dan tidak melakukan tindakan sendiri yang dapat mengganggu proses hukum.

Kasus ini terus menjadi perhatian luas masyarakat dan memicu berbagai reaksi di media sosial, terutama setelah terungkapnya kondisi korban yang mengalami luka berat akibat dugaan penyiksaan selama bertahun-tahun.(red)

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Verified by MonsterInsights