Medan, NusantaraTop.co — Kabar duka datang dari dunia gim global. Vince Zampella, sosok penting di balik waralaba legendaris Call of Duty, dikabarkan meninggal dunia pada usia 55 tahun akibat kecelakaan mobil tunggal di dekat Los Angeles, Amerika Serikat, pada Minggu (21/12/2025).
Kepergian Zampella dikonfirmasi langsung oleh perusahaannya, Respawn Entertainment, melalui pernyataan resmi yang dirilis pada Senin sore.
“Kami sangat berduka atas kepergian pendiri dan sahabat kami, Vince Zampella,” tulis Respawn Entertainment dalam unggahan di akun media sosial X.
“Vince adalah sosok raksasa dan legenda di industri ini, seorang pemimpin visioner yang membentuk tim dan gim seperti Call of Duty, Titanfall, Apex Legends, seri Star Wars Jedi, dan Battlefield,” lanjut pernyataan tersebut.
Berdasarkan laporan California Highway Patrol (CHP), kecelakaan terjadi sekitar pukul 12.45 siang waktu setempat di Angeles Crest Highway. Dari hasil penyelidikan awal, mobil yang dikendarai Zampella melaju ke arah selatan sebelum keluar dari jalur dengan penyebab yang masih belum diketahui.
Kendaraan tersebut kemudian menabrak pembatas beton dan terbakar. Laporan menyebutkan Zampella mengendarai Ferrari 296 GTS 2026. Pihak berwenang menyatakan pengemudi dan satu penumpang meninggal dunia di lokasi kejadian.
Hingga kini, identitas penumpang belum diumumkan dan penyebab pasti kecelakaan masih dalam proses penyelidikan oleh otoritas setempat.
Vince Zampella dikenal sebagai salah satu figur paling berpengaruh di industri gim dunia. Namanya melejit saat menjabat sebagai CEO Infinity Ward, studio yang memimpin pengembangan Call of Duty, waralaba gim raksasa yang telah terjual lebih dari 500 juta kopi di seluruh dunia.
Setelah mendirikan Respawn Entertainment, Zampella kembali mencetak kesuksesan melalui berbagai judul populer seperti Titanfall, Apex Legends, hingga seri Star Wars Jedi, yang semakin mengukuhkan reputasinya sebagai kreator visioner dalam industri gim modern.
Kepergian Vince Zampella meninggalkan duka mendalam bagi komunitas pengembang gim dan jutaan penggemar di seluruh dunia, sekaligus menutup perjalanan panjang seorang tokoh yang telah membentuk sejarah industri hiburan interaktif global.(red)












