DaerahHAJI 2026Sumut

Wagub Sumut Sambut Kepulangan 358 Jemaah Haji Kloter 02 Debarkasi Medan

×

Wagub Sumut Sambut Kepulangan 358 Jemaah Haji Kloter 02 Debarkasi Medan

Sebarkan artikel ini

Medan, NusantaraTop.co – Wakil Gubernur Sumatera Utara, H. Surya, B.Sc mewakili Gubernur Sumatera Utara secara resmi menyambut kepulangan 358 jemaah dan petugas haji Kloter 02 Debarkasi Medan Tahun 1447 H/2026 M di Aula Madinatul Hujjaj Asrama Haji Medan, Rabu (3/6/2026).

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara berharap para jemaah yang telah menunaikan rukun Islam kelima dapat menjaga kemabruran haji dan menjadi teladan di tengah masyarakat.

Kloter 02 Debarkasi Medan merupakan jemaah asal Kabupaten Langkat yang berjumlah 352 orang, terdiri dari 137 jemaah pria dan 215 jemaah wanita. Mereka didampingi enam petugas kloter, dua Petugas Haji Daerah (PHD), dan tiga petugas pusat.

Dari total manifest kloter, satu jemaah dilaporkan wafat di Tanah Suci dan satu jemaah lainnya masih menjalani perawatan sehingga belum dapat kembali bersama rombongan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Sumatera Utara sekaligus Ketua PPIH Embarkasi/Debarkasi Medan Dr. H. Zulkifli Sitorus, M.A, Bupati Langkat H. Syah Afandin, S.H, Asisten I Setda Provinsi Sumatera Utara H. Basarin Yunus Tanjung, Wakil Ketua PPIH Embarkasi/Debarkasi Medan Syahril, General Manager PT Garuda Indonesia Medan Bobby Pratama Saragih, serta unsur PPIH dan tamu undangan lainnya.

Acara diawali dengan pembacaan doa oleh Tim Pembimbing Ibadah Haji sebagai ungkapan syukur atas kelancaran penyelenggaraan ibadah haji dan kepulangan jemaah ke Tanah Air.

Membacakan sambutan Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution, Wakil Gubernur Sumatera Utara H. Surya, B.Sc menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh jemaah haji Kloter 02 Debarkasi Medan yang telah kembali ke Tanah Air setelah menunaikan seluruh rangkaian ibadah haji di Tanah Suci.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, saya menyampaikan Ahlan wa Sahlan, selamat datang kembali di Tanah Air kepada seluruh jemaah haji Kloter 02 Debarkasi Medan. Alhamdulillah, bapak dan ibu kembali dalam keadaan sehat dan selamat setelah menunaikan seluruh rangkaian ibadah haji,” ujarnya.

Wagub mengatakan ibadah haji merupakan puncak perjalanan spiritual seorang muslim yang mengajarkan kesabaran, kedisiplinan, persaudaraan, dan kepatuhan kepada Allah SWT.

Karena itu, pengalaman dan nilai-nilai yang diperoleh selama berada di Tanah Suci hendaknya menjadi bekal berharga untuk diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.

Ia menegaskan masyarakat menaruh harapan besar kepada para haji dan hajjah untuk menjadi teladan dalam kehidupan sosial dan keagamaan.

Menurutnya, predikat haji mabrur tidak hanya diukur dari kesempurnaan pelaksanaan ibadah di Tanah Suci, tetapi juga tercermin dari perubahan sikap, perilaku, dan kontribusi positif setelah kembali ke tengah masyarakat.

Wagub Sumut juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berperan dalam memberikan pelayanan kepada jemaah haji, mulai dari proses pemberangkatan hingga pemulangan ke Tanah Air.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Sumatera Utara sekaligus Ketua PPIH Embarkasi/Debarkasi Medan, Zulkifli Sitorus menyampaikan rasa syukur atas kelancaran proses pemulangan jemaah haji Kloter 02 Debarkasi Medan.

“Kami mengucapkan selamat datang kembali kepada seluruh jemaah haji Kloter 02 Debarkasi Medan. Semoga seluruh amal ibadah yang telah dilaksanakan diterima Allah SWT dan bapak serta ibu memperoleh predikat haji yang mabrur,” ungkapnya.

Ia juga mengajak seluruh jemaah untuk menjaga semangat ibadah dan nilai-nilai spiritual yang diperoleh selama di Tanah Suci agar dapat diwujudkan dalam kehidupan bermasyarakat.

Pada kesempatan tersebut dilakukan prosesi pengalungan selempang kepada petugas kloter, ketua rombongan (Karom), dan ketua regu (Karu) sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan pengabdian mereka dalam mendampingi serta melayani jemaah selama pelaksanaan ibadah haji.

Selanjutnya, perwakilan Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan (BBKK) Medan menyampaikan sosialisasi terkait pemantauan kesehatan jemaah selama 21 hari setelah kepulangan dari Arab Saudi.

Petugas BBKK Medan mengimbau para jemaah segera melapor ke fasilitas kesehatan apabila mengalami gejala seperti demam, batuk, pilek, muntah, atau keluhan kesehatan lainnya.

Berdasarkan data PPIH Debarkasi Medan, satu jemaah atas nama Nadhirah Sirajuddin Ismail wafat di Makkah dan telah dimakamkan di Tanah Suci. Sementara satu jemaah lainnya atas nama Wagini Kasan Winangun belum dapat kembali bersama rombongan karena masih menjalani perawatan akibat sakit.

Usai acara penyambutan, panitia secara bertahap memanggil jemaah sesuai nomor manifes untuk proses penyerahan dokumen dan koper sebelum melanjutkan perjalanan pulang ke daerah asal masing-masing.(red)

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Verified by MonsterInsights